Jumat, 08 April 2016

Makalah Entrepreneurship



Makalah
Kewirausahaan
Makalah Ini Dibuat Untuk Memenuhi Tugas Individu Mata Kuliah Entrepreneurship

Dosen pengampu : Agus Salim Chamidi, M.Pd.I


                             Nama                      : Saniyah
                             NIM                       : 15115749
                             NIRM                     : 15/X/ 11.2.1/1916
                             Jurusan/smt/kelas  : PAI/II/F



Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen (IAINU) Kebumen
 2016


KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb.
Segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Alloh SWT, karena berkat rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan tugas Pendidikan Entrepreneurship ini. Adapun tujuan penulisan makalah ini guna memenuhi tugas individu mata kuliah Entrepreneurship yang didasarkan pada penyusunan makalah dikarenakan Entrepreneurship merupakan mata kuliah softskill. Pada kesempatan ini, saya mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam proses penyelesaian Makalah ini.
Semoga tugas ini dapat bermanfaat dengan baik untuk menambah pengetahuan bagi siapa pun, termasuk bagi penulis sendiri. Penulis menyadari masih banyak kekurangan yang terdapat didalam tugas ini.
            Waalaikumusalam Wr. Wb.




Daftar Isi

Halaman Judul  …………………………………………………………………i
Kata Pengantar  …………………………………………………………………ii
Daftar Isi   ………………………………………………………………………iii
Bab I Pendahuluan
A.    Latar Belakang  ………………………………………………………...1
B.     Rumusan masalah ……………………………………………………….1
C.     Tujuan Penelitian  ……………………………………………………….1
Bab II Tinjauan Teori
A.    Pengertian dan Sejarah Kewirausahaan …………………………………2
B.     Cara berwirausaha yang baik …………………………………………….4
C.     Manfaat menguasai kewirausahaan bagi pendidik………….…………….5
Bab III  Penutup
A.    Kesimpulan ………………………………………………………….….7
B.     Kritik dan Saran………………………………………….…………..7
Daftar Pustaka ……………………………………………………………………8



BAB I PENDAHULUAN

A.    Latar belakang
       Kewirausahaan (entrepreneurship) adalah kemampuan kreatif dan inovatif 
yang dijadikan dasar, kiat, dan sumber daya untuk mencari peluang menuju 
sukses. Sesuatu yang baru dan berbeda adalah nilai tambah barang dan jasa yang 
menjadi sumber keuanggulan untuk dijadikan peluang. Jadi, kewirausahaan 
merupakan suatu kemampuan dalam menciptakan nilai tambah di pasar melalui 
proses pengelolaan sumber daya dengan cara-cara baru dan berbeda.

Di Indonesia, kewirausahaan dipelajari baru terbatas pada beberapa sekolah atau perguruan tinggi tertentu saja. Sejalan dengan perkembangan dan tantangan seperti adanya krisis ekonomi, pemahaman kewirausahaan baik melalui pendidikan formal maupun pelatihan-pelatihan di segala lapisan masyarakat kewirausahaan menjadi berkembang.  Orang yang melakukan kegiatan kewirausahaan disebut wirausahawan.

Muncul pertanyaan mengapa seorang wirausahawan (entrepreneur) mempunyai cara berpikir yang berbeda dari manusia pada umumnya. Mereka mempunyai motivasi, panggilan jiwa, persepsi dan emosi yang sangat terkait dengan nilai nilai, sikap dan perilaku sebagai manusia unggul. Pada makalah ini dijelaskan tentang pengertian, hakekat, ciri-ciri dan karakteristik dan peran kewirausahaan dalam perekonomian nasional.



B.     Rumusan Masalah
1.      Apa Kewirausahaan itu?
2.      Bagaimana cara berwirausaha yang baik?
3.      Apa manfaat menguasai kewirausahaan bagi pendidik?
C.     Tujuan penelitian :
1.      Untuk mengetahui pengertian dan sejarah kewirausahaan
2.      Untuk mengetahui cara berwirausaha yang baik
3.      Untuk mengetahui manfaat menguasai kewirausahaan bagi pendidik




BAB II PEMBAHASAN

A.  Pengertian Kewirausahaan dan Wirausaha

a.       Pengertian Kewirausahaan
            Kewirausahaan berasal dari istilah Entrepreneurship, sedangkan wirausaha berasal dari kata Entrepreneur. Kata entrepreneur secara tertulis di gunakan pertama kali oleh Savary pada tahun 1723 dalam bukunya “ kamus Dagang “ .
            Kewirausahaan memiliki banyak definisi antara satu ahli dengan ahli lainnya. Menurut Jhon J. Kao Kewirausahaan adalah Usaha untuk menciptakan nilai melalui pengenalan kesempatan bisnis, manajemen pengambilan resiko yang tepat dan melalui ketrampilan komunikasi untuk memobilisi seorang yang di perlukan untuk lain yang di perlukan untuk menghasilkan proyek supaya terlaksana dengan baik.
            Menurut Robert O. Hisrich, berkewirausahaan adalah proses Dinamis atau penciptaan tambahan kekayaan di ciptak oleh individu yang berani mengambil resiko utama dengan syarat-syarat kewajaran , waktu dan komitmen karir atau penyediaan nilai untuk berbagai barang dan jasa produk dan jasa tersebut baru atau unik, tetapi nilai tersebut bagaimanapun harus dipompa oleh seorang usahawan dengan penerimaan dan penempatan kebutuhan, ketrampilan dan sumber-sumber daya.
            Pengertian kewirausahaan menurut Instruksi Presiden RI No.4 tahun 1995; Kewirausahaan adalah semangat, sikap, perilaku dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarahpada upaya mencari, menciptakan, menerapkan cara kerja, teknologi, dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan memperoleh keuntungan yang lebih besar.
            Dari bebrapa pendapat di atas dapat di simpulkan bahwa kewirausahaan adalah hal-hal atau upaya-upaya yang berkaitan dengan penciptaan kegiatan atau usaha aktivitas bisnis atas dengan kemampuan dan kemampuannya sendiri.

b.      Pengertian Wirausaha
            Entrepreneur (wirausaha), menurut Hisrich (2005) adalah individual who takes risks and starts something new.
            Wirausaha, menurut Frinces (2004)adalah mereka yang selalu bekerja keras dan kreatif untuk mencari peluang bisnis, mendayagunakan peluang yang di peroleh dan kemudian merekayasa penciptaan alternatif sebagai peluang bisnis baru dengan faktor keunggulan.
            Menurut Prijolaksono dan Bawono (2005), Entrepreneur (wirausaha) dapat diartikan melalui 3 kata yaitu Destiny, Courge and action. Destiny berarti Takdir, yang sebenarnya lebih merupakan tujuan hidup bukan nasib. Tujuan dan misi hidup seseorang menjadi pondasi awal untuk menjadi seorang wirausaha yang sukses.
            Courge berarti keberanian untuk memulai dan menghadapi tantangan adalah sikap awal yang diperlukan dalam kewirausahaan, keberanian untuk memulai dan mengambil resiko adalah syarat mutlak. Cita-cita besar dan impian kemudian dengan kreativitas yang di wujudkan dengan keberanian untuk mencoba dan melakukan (Action) langkah pertama adalah awal kesuksesan seorang wirausahawan sejati. Ketiga kata-kata diatas merupakan kata-kata yang penting dalam membangun sikap dan perilaku wirausaha dalam diri seseorang.
            Sedangkan menurut Suparyanto (2006), bahwa Wirausaha berasal dari kata “Wira’ ( berani) dan “Usaha” (kegiatan mencari keuntungan). Jadi Wirausaha dapat di artikan sebagai keberanian mengambil resiko tertentu untuk mengambil keuntungan.
Begitu banyak definisi tentang Entrepreneurship (kewirausahaan) dan Entrepreneur (wirausaha) maka untuk mempermudah, berikut adalah beberapa uraian tentang pengertian keduanya.
1.    Kewirausahaan adalah mental dan sikap jiwa yang selalu aktif berusaha meningkatkan hasil karyanya dalam arti meningkatkan penghasilan.
2.    Kewirausahaan adalah suatu proses seorang guna mengejar peluang memenuhi keutuhan dan keinginan melalui inovasi tanpa memperhatikan sumber daya yang mereka kendalikan. (Robin, 1996)
3.    Kewirausahaan adalah proses dinamis untuk menciptakan kemakmuran.
4.    Kewirausahan adalah proses menciptakan sesuatu yang lain dengan menggunakan waktu dan kegiatan disertai modal jasa dan resiko serta menerima balas jasa, kepuasan dan kebebasan pribadi.
Sedangkan yang di maksud wirausaha (entrepreneur) adalah sebagai berikut :
1.    Wirausaha adalah mereka yang berhasil mendapatkan perbaikan pribadi, keluarga, masyarakat dan bangganya.
2.    Wirausaha adalah seorang pakar tentang dirinya sendiri.
3.    Wirausaha adalah orang yang mendobrak sistem ekonomi yang ada dengan menciptakan bentuk organisasi baru atau mengolah bahan baku baru.
4.    Pandangan wirausaha menurut seorang bussinesman, wirausaha adalah ancaman, pesaing baru atau juga seorang partner, pemasok, konsumen, atau seorang yang bisa diajak kerja sama.
5.    Wirausaha adalah orang yang berani memaksa diri untuk menjadi pelayan bagi orang lain.
6.    Wirausaha menurut pandangan seorang pemodal wirausaha adalah seorang yang menciptakan kesejahteraan buat orang lain yang menemukan cara-cara baru untuk menggunakan Resources, mengurangi pemborosan, dan membuka lapangan kerja.
7.    Pandangan menurut seorang ekonom, Wirausaha adalah seseorang atau sekelompok orang yang mengorganisir faktor-faktor produksi, alam, tenaga modal, dan skill untuk tujuan berproduksi.
8.    Pandangan menurut seorang psychologis, wirausahawan adalah seorang yang memiliki dorongan kekuatan dari dalam untuk memperoleh sesuatu tujuan.
Siapa saja yang dapat di golongkan menjadi wirausahawan itu?
Menurut J.A Schiunpeter yang dapat digolongkan sebagai wirausaha adalah inovator, sebagai individu yang mempunyai kenalurian untuk melihatbenda materi sedemikian rupa yang kemudian terbukti benar mempunyai semangat, kemampuan, dan, pikiran untuk menaklukan cara berpikir yang lamban dan malas.




B.     Cara Menjadi Wirausaha Yang Baik

            Dewasa ini banyak orang yang memilih menjadi entrepreneur, tetapi tidak ada orang terlahir dengan jiwa kewirausahaan. Menjadi wirausahawan merupakan profesi yang memerlukan banyak pembelajaran hidup.
            Untuk membentuk pribadi wirausahawan yang baik ada beberapa hal yang perlu di pelajari dan dipahami oleh seorang calon pengusaha, yaitu :
1.      Fokus dengan tujuan
            Jangan terburu-buru memulai bisnis di berbagai bidang pilihan salah satu bidang yang paling dikuasai untuk memaksimalkan potensi dan bakat. Fokuslah dengan inovasi produk yang akan di kembangkan untuk merebut perhatian calon pelanggan.
2.      Bekerja dengan disiplin
            Disiplin merupakan sikap yang sangat diperlukan dalam memulai bisnis. Bagaimana mungkin kita dapat memimpin para karyawan jika kita bisa memimpin dirinya sendiri. mulailah disiplin dari hal-hal kecil seperti menentukan jam masuk pagi dan peraturan-peraturan dalam melayani para customer (pelanggan).
Selain itu displin dalam dunia bisnis di butuhkan agar pelanggan percaya dan yakin pada kita.
3.      Pelajari Sistem Bisnis secara Keseluruhan
            Karena kita adalah pemilik bisnis maka kita harus mengetahui betul bisnis yang kita buat, jangan tergantung pada orang lain, jadi apabila ada sesuatu hal yang bermasalah di kemudian hari kita dapat menanganinya sendiri.
4.      Bersikap bijak dan persuasif
            Ada kalanya manusia itu adalah pribadi yang lebih suka menyendiri dan tidak suka beramah tamah dengan orang lain jika kita adalah orang yang seperti itu. Maka alangkah baiknya kita belajar menjadi seorang yang lebih humble karena komunikasi dan sikap terbuka kita akan menarik simpati orang lain untuk bergantung dengan bisnis kita .
5.      Jalinlah relasi yang baik dengan orang lain
            Sebagai makluk sosial kita tidak bisa hidup sendiri, dan kita juga tidak tahu kapan kita membutuhkan bantuan orang lain maka dari itu jalinlah komunikasi yang baik dengan semua orang. Jangan pernah menyepelekan orang-orang di sekitar kita.
6.      Ingatlah bahwa setiap bisnis ada resikonya
            Menjadi seorang wirausahawan terdengar sangat menyenangkan. Namun ingatlah jangan terlena dengan kesuksesan. Kelalaian kita dapat menjadi masalah yang besar dan menimbulkan resiko yang besar juga . Jadi, sebelum memulai bisnis buatlah manajemen resiko sebagai antisipasi terhadap permasalahan yang dapat muncul, rencanakan dengan matang, dan mintalah dukungan dari orang yang terdekat karena dukungan moril dapat menjadi salah satu sumber kekuatan terbesar yang memotivasi seorang wirausahawan.
            Selain kata-kata diatas, seorang wirausahawan juga harus memiliki sifat entrepreneur sejati, yaitu :
·         Memiliki sifat keyakinan, kemandirian, individualitas, dan optimisme.
·         Selalu berusaha untuk berprestasi, berorientasi pada laba, memiliki ketekunan dan ketabahan, memiliki tekad yang kuat, suka bekerja keras, dan memiliki inisiatif.
·         Memiliki kemampuan mengambil resiko dan suka pada tantangan.
·         Bertingkah laku sebagai pemimpin, dapat bergaul dengan orang lain, dan suka terhadap saran dan kritik membangun.
·         Memiliki inovasi dan kreatifitas tinggi, fleksibel, dan memiliki jaringan bisnis yang luas.
·         Memiliki persepsi dan cara pandang yang berorientasi pada masa depan.
·         Memiliki keyakinan bahwa hidup ini sama dengan kerja keras.
            Seorang Wirausaha akan berusaha mencapai tujuan yang di harapkan. Berdasarkan kiat-kiat dan sifat-sifat seorang entrepreneur dapat di garis bawahi seorang wirausaha mempunyai cita-cita sebagai berikut.
1.    Percaya diri
2.    Berorientasikan tugas dan hasil
3.    Pengambil resiko
4.    Kepemimpinan
5.    Keorisinilan
6.    Berorientasi ke masa depan
7.    Jujur dan tekun


C.     Manfaat Mempelajari Kewirausahaan Bagi Seorang Pendidik

            Semakin sempitnya lapangan kerja dan bertambahnya orang-orang berpendidikan yang tidak mempunyai pekerjaan adalah hal yang sangat jelas terdapat pengangguran terdidik sebanyak 1,1 juta jiwa. Hal ini tentu saja sangat memprihatinkan. Dan dari sebagian besar jumlah itu adalah lulusan prodi kependidikan.
            Lulusan prodi kependidikan nantinya mengarah pada profesi keguruan dengan harapan suatu saat dapat menjadi sorang PNS ( pegawai negeri sipil ) sebuah pekerjaan yang terpandang dengan tunjangan dan dana yang menggiurkan.
Padahal penerimaan PNS saat ini sangatlah terbatas denganjumlah pendaftar mencapai ribuan orang dengan  pendidikan yang tinggi. Hal ini menjadi tantangan untuk para mahasiswa  nantinya dapat menjadi lulusan yang siap bekerja tanpa harus jadi PNS mengingat sulitnya mendapatkan pekerjaan itu.
            Menjadi PNS bukanlah satu-satunya  pilihan. Seorang pendidik (guru) dapat mencari penghasilan lain di luar profesinya sebagai seorang guru dan tentu saja tidak mengganggu tugas utamanya, misalnya berwirausaha. Namun di Indonesia sendiri hal itu masih sulit ditemukan, itu karena sebagaian besar lulusan keguruan di indonesia tidak mempunyai jiwa entrepreneur dalam dirinya. Mereka ragu untuk memulai sesuatu yang baru, karena mereka juga tidak memiliki ketrampilan di luar bidang akademik khususnya yang berkaitan dengan kewirausahaan.
            Oleh karena itu pendidikan I indonesia harus di sempurnakan dengan pendidikan kewirausahaan untuk menciptakan kader-kader yang siap berkarya, berwirausaha dan bersaing. Mengingat kondisi ekonomi di indonesia yang masih rendah dibanding negara-negara lain.
            Pendidikan kewirausahaan akan membekali calon-calon guru menjadi pribadi yang memiliki jiwa entrepreneur sebagai nilai tambahan seorang pendidik.
Mengenai manfaat kewirausahaan menurut Thomas W. Zimmerer antaralain sebagai berikut :
· Memberi peluang dan kebebasan untuk mengendalikan nasibnya sendiri dengan menciptakan bisnisnya sendiri. seorang pengusaha memiliki peluang untuk mencapai tujuan hidupnya.
· Memberi peluang melakukan perubahan.
· Memberi peluang mencapai potensi diri. Bekerja di kantor /bisa  perusahaan menurut sebagaian orang terkadang bisa menjadi sangat membosankan dan kurang menantang, hal itu tidak berlaku bagi seorang wirausaha. Karena bekerja dan menyalurkan hobi memiliki perbedaan yang tipis, bisnis-bisnis yang mereka miliki merupakan alat aktualisasi diri.
· Memberi peluang untuk meraih seoptimal mungkin. Pada awal wirausaha mungkin uang bukanlah hal yang utama. Namun hasil yang diperoleh entrepreneur memperoleh penghasilan yang membuat hidup mereka berkecukupan walaupun awalnya mereka tidak ingin kaya raya.
· Memiliki peluang untuk berperan aktif dalam masyarakat dan mendapatkan atas usahanya. Para pengusaha kecil sering kali merupakan warga masyarakat yang di hormati dan dipercaya. Ciri dari pelanggan yang telah iaa layani selama bertahun-tahun.
· Memiliki peluang untuk melakukan sesuatu yang disukai dan menumbuhkan rasa senang dalam mengerjakannya. Hal yang dirasakan bagi seorang pengusaha kecil adalah kegiatan usaha mereka bukanlah kerja. Karenja yang mereka kerjakan adalah menyalurkan hobi atau sesuatu yang mereka sukai. Seperti yang di katakan Harvey Mc. Key “Carilah dan dirikan usaha yang anda sukai dan anda tidak akan merasa terpaksa harus bekerja sehari saja dalam kehidupan anda “.
            Selain manfaat di atas yang disampaikan oleh Thomas Zimmerer, manfaat lain  mempelajari kewirausahaan secara umum ialah :
ü    Meningkatkan motivasi berwirausaha yang tinggi.
ü    Berguna untuk masa depan.
ü    Memanfaatkan potensi dan melakukan perubahan.
ü    Membudayakan semangat, sifat, perilaku dan kewirausahaan di kalangan masyarakat yang mampu, handal dan unggul.
ü    Sebagai informasi untuk membuat usaha.






BAB III PENUTUP

A.    Kesimpulan :
            Kewirausahaan / Entrepreneurship adalah proses dinamis melalui sikap berani mengambil resiko dan wirausaha  adalah orang-orang yang mencari peluang bisnis, kreatif dan menciptakan produk-produk baru.
            Baik kewirausahaan dan wirausaha merupakan sesuatu yang harus di pelajari oleh setiap individu agar dapat memperoleh kebebasan dalam kegiatan usaha yang tidak akan pernah di peroleh oleh seseorang yang menjadi pekerja bagi sebuah perusahaan atau orang yang digaji oleh orang lain.
            Dan untuk menjadi seorang wirausaha yang baik hal pertama yang harus dilakukan ialah membekali diri dengan jiwa entrepreneurship dan menggali lebih dalam ilmu kewirausahaan.

B.     Kritik






Daftar Pustaka











Tidak ada komentar:

Posting Komentar