Jumat, 08 April 2016



TUGAS ENTREPRENEUR

Nama                           : Saniyah
NIM                            : 15115749
NIRM                         : 15/X/ 11.2.1/1916
Jurusan/smt/kelas        : PAI/II/F

1.      Pengertian Entrepreneurship
a.       Pengertian Kewirausahaan
            Kewirausahaan berasal dari istilah Entrepreneurship, sedangkan wirausaha berasal dari kata Entrepreneur. Kata entrepreneur secara tertulis di gunakan pertama kali oleh Savary pada tahun 1723 dalam bukunya “ kamus Dagang “ .
            Kewirausahaan memiliki banyak definisi antara satu ahli dengan ahli lainnya. Menurut Jhon J. Kao Kewirausahaan adalah Usaha untuk menciptakan nilai melalui pengenalan kesempatan bisnis, manajemen pengambilan resiko yang tepat dan melalui ketrampilan komunikasi untuk memobilisi seorang yang di perlukan untuk lain yang di perlukan untuk menghasilkan proyek supaya terlaksana dengan baik.
            Menurut Robert O. Hisrich, berkewirausahaan adalah proses Dinamis atau penciptaan tambahan kekayaan di ciptak oleh individu yang berani mengambil resiko utama dengan syarat-syarat kewajaran , waktu dan komitmen karir atau penyediaan nilai untuk berbagai barang dan jasa produk dan jasa tersebut baru atau unik, tetapi nilai tersebut bagaimanapun harus dipompa oleh seorang usahawan dengan penerimaan dan penempatan kebutuhan, ketrampilan dan sumber-sumber daya.
            Pengertian kewirausahaan menurut Instruksi Presiden RI No.4 tahun 1995; Kewirausahaan adalah semangat, sikap, perilaku dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarahpada upaya mencari, menciptakan, menerapkan cara kerja, teknologi, dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan memperoleh keuntungan yang lebih besar.
            Dari bebrapa pendapat di atas dapat di simpulkan bahwa kewirausahaan adalah hal-hal atau upaya-upaya yang berkaitan dengan penciptaan kegiatan atau usaha aktivitas bisnis atas dengan kemampuan dan kemampuannya sendiri.

b.      Pengertian Wirausaha
            Entrepreneur (wirausaha), menurut Hisrich (2005) adalah individual who takes risks and starts something new.
            Wirausaha, menurut Frinces (2004)adalah mereka yang selalu bekerja keras dan kreatif untuk mencari peluang bisnis, mendayagunakan peluang yang di peroleh dan kemudian merekayasa penciptaan alternatif sebagai peluang bisnis baru dengan faktor keunggulan.
            Menurut Prijolaksono dan Bawono (2005), Entrepreneur (wirausaha) dapat diartikan melalui 3 kata yaitu Destiny, Courge and action. Destiny berarti Takdir, yang sebenarnya lebih merupakan tujuan hidup bukan nasib. Tujuan dan misi hidup seseorang menjadi pondasi awal untuk menjadi seorang wirausaha yang sukses.
            Courge berarti keberanian untuk memulai dan menghadapi tantangan adalah sikap awal yang diperlukan dalam kewirausahaan, keberanian untuk memulai dan mengambil resiko adalah syarat mutlak. Cita-cita besar dan impian kemudian dengan kreativitas yang di wujudkan dengan keberanian untuk mencoba dan melakukan (Action) langkah pertama adalah awal kesuksesan seorang wirausahawan sejati. Ketiga kata-kata diatas merupakan kata-kata yang penting dalam membangun sikap dan perilaku wirausaha dalam diri seseorang.
            Sedangkan menurut Suparyanto (2006), bahwa Wirausaha berasal dari kata “Wira’ ( berani) dan “Usaha” (kegiatan mencari keuntungan). Jadi Wirausaha dapat di artikan sebagai keberanian mengambil resiko tertentu untuk mengambil keuntungan.
Begitu banyak definisi tentang Entrepreneurship (kewirausahaan) dan Entrepreneur (wirausaha) maka untuk mempermudah, berikut adalah beberapa uraian tentang pengertian keduanya.
1.    Kewirausahaan adalah mental dan sikap jiwa yang selalu aktif berusaha meningkatkan hasil karyanya dalam arti meningkatkan penghasilan.
2.    Kewirausahaan adalah suatu proses seorang guna mengejar peluang memenuhi keutuhan dan keinginan melalui inovasi tanpa memperhatikan sumber daya yang mereka kendalikan. (Robin, 1996)
3.    Kewirausahaan adalah proses dinamis untuk menciptakan kemakmuran.
4.    Kewirausahan adalah proses menciptakan sesuatu yang lain dengan menggunakan waktu dan kegiatan disertai modal jasa dan resiko serta menerima balas jasa, kepuasan dan kebebasan pribadi.
Sedangkan yang di maksud wirausaha (entrepreneur) adalah sebagai berikut :
1.    Wirausaha adalah mereka yang berhasil mendapatkan perbaikan pribadi, keluarga, masyarakat dan bangganya.
2.    Wirausaha adalah seorang pakar tentang dirinya sendiri.
3.    Wirausaha adalah orang yang mendobrak sistem ekonomi yang ada dengan menciptakan bentuk organisasi baru atau mengolah bahan baku baru.
4.    Pandangan wirausaha menurut seorang bussinesman, wirausaha adalah ancaman, pesaing baru atau juga seorang partner, pemasok, konsumen, atau seorang yang bisa diajak kerja sama.
5.    Wirausaha adalah orang yang berani memaksa diri untuk menjadi pelayan bagi orang lain.
6.    Wirausaha menurut pandangan seorang pemodal wirausaha adalah seorang yang menciptakan kesejahteraan buat orang lain yang menemukan cara-cara baru untuk menggunakan Resources, mengurangi pemborosan, dan membuka lapangan kerja.
7.    Pandangan menurut seorang ekonom, Wirausaha adalah seseorang atau sekelompok orang yang mengorganisir faktor-faktor produksi, alam, tenaga modal, dan skill untuk tujuan berproduksi.
8.    Pandangan menurut seorang psychologis, wirausahawan adalah seorang yang memiliki dorongan kekuatan dari dalam untuk memperoleh sesuatu tujuan.
Siapa saja yang dapat di golongkan menjadi wirausahawan itu?
Menurut J.A Schiunpeter yang dapat digolongkan sebagai wirausaha adalah inovator, sebagai individu yang mempunyai kenalurian untuk melihatbenda materi sedemikian rupa yang kemudian terbukti benar mempunyai semangat, kemampuan, dan, pikiran untuk menaklukan cara berpikir yang lamban dan malas.


2.      Arti Penting
Dari aspek “Mindset” seorang wirausaha adalah seseorang yang pemikirannya ditujukan untuk mengidentifikasi peluang yang dapat diajadikan suatu usaha yang dapat menghasilkan laba untuk jangka waktu panjang. Peluang-peluang yang dipilih adalah peluang-peluang yang paling memungkinkan menghasilkan keunggulan kompetitif. Pemikirannya diisi dengan gagasan-gagasan yang bersifat inovatif serta keinginan untuk menghasilkan yang paling baik sehingga menciptakan manfaat kepada pembeli/customer dan juga untuk masyarakat, terutama kepada para pemegang kepentingan / Stake Holders. Lebih tinggi nilai/manfaat yang dihasilkan lebih tinggi pula imbalan finansial yang diharapkan.
3.      Dari aspek tindakan/action : seorang wirausaha mengutamakan tindakan “Getting Things Done”. Setelah gagasan/peluang yang dianggap paling baik diidentifikasi, seorang wirausaha akan segera menyusun perangkan organisasi, memobilisasi input-input dan sumber-sumber yang diperlukan untuk mewujudkan usahanya. Tindakannya dibimbing mindset atau naluri kewirausahaan, mengacu kepada effectiveness, baru kemudian efisiensi.
4.      Pengertian kewirausahaan mengandung makna sebagai proses yang bersifat dinamis dan berkelanjutan, merupakan proses kehidupan. Proses tersebut menyangkut :
• Pendirian perusahaan yang dimulai dari tahap inkubasi, start-up, pengembangan, pertumbuhan dan ekspansi.
• Proses pengembangan gagasan yang berkelanjutan.
• Proses peningkatan effectiveness dan efficiency, terutama pemberdayaan sumber daya manusia.

Dapat disimpulkan bahwa kewirausahaan merupakan cara berpikir/mindset, tindakan dan proses, yang mengarah kepada pengidentifikasian peluang, mengorganisir dan mewujudkan peluang menjadi usaha yang mempunyai keunggulan kompetitif melalui suatu proses yang berkelanjutan dan dinamis.

3. Manfaat Entrepreneurship Bagi Mahasiswa
Berwirausaha merupakan kegiatan positif yang bisa saja menguntungkan bagi pelakunya. Apalagi jika yang berwirausaha sendiri itu adalahy seorang mahasiswa. Selain bisa mendapatkan uang sendiri, keuntungan lain yang didapatjika mahasiswa berwirausaha antara lain :
1.      Langsung mengaplikasikan teori dari kampus kepada bisnis mereka.
Ilmu yang mereka terima dari kampus dapat langsung di praktekan sekaligus menjadi laboratorium dari ilmu tersebut. Rata-rata manusia mengingat 90% dari apa yang mereka lihat, dengar, katakan dan kerjakan begitu pernyataan Rose dan Nicholl. Dengan mempraktekan ilmunya secara langsung mahasiswa akan semakin paham atas apa yang mereka dapat ketika kuliah.
2.      Berwirausaha sebagai pengganti waktu belajar
Banyak yang mengatakan berwirausaha sambil kuliah akan mengganggu belajar. Ungkapan itu tidak sepenuhnya benar dalam mata kuliah entrepreneur misalnya atau makul managemen pemasaran berwirausaha justru menjadi belajar, dan berusaha mengaplikasikan yang di terima dari pelajaran di perkuliahan.
3.      Banyak mentor gratis
Salah satu kendala bagi mahasiswa ketika akan memulai bisnis adalah tidak adanya mentor atau orang yang bisa memberikan solusi ketika mahasiswa tersebut menemui masalah dalam bisnis/usahanya.Tapi bagi seorang mahasiswa bisnis hal ini bukanlah masalah seharusnya karena dosen dengan berbagai kompetisinya bisa di jadikan sebagai mentornya dan tentu saja hal itu menguntungkan bagi dosen karena cepat langsung memonitoring usaha dari mahasiswa bimbingannya.
4.      Banyaknya Kompetisi Kewirausahaan
Sekarang ini banyak sekali di adakan kompetisi kewirausahaan yang pesertanya di haruskan mahasiswa. Hal ini sangat menguntungkan karena dari kegiatan ini mahasiswa dapat menguji kemampuan bisnisnya dan apabila beruntung juara dan hadiah yang di janjikan tentu saja menambah pengetahuan dan keuntungan sendiri bagi pemenangnya.
5.      Ketahui Potensi dan Minat Sejak Dini
Berwirausaha tidak memiliki batasan maksimum atau minimum dalam usia berwirausaha sejak dini dapat menggali potensi dan minat diri seseorang atas bidang dan jenis bisnis yang cocok untuk di jalankan.

4.  perbedaan entrepreneurship dan technopreneurship
Entrepreneur dan teknopreneur merupakan dua hal yang berbeda tapi saling berkaitan satu sama lain. Perbedaan antara entrepreneur dan technopreneurship antara lain :
·         Technopreneur adalah seorang inovator yang menggabungkan teknologi yang ada sebagai basis pengembangan bisnis.
·         Entrepreneurship adalah seorang inovator yang menggabungkan teknologi yang berbeda dan konsep bisnis untuk menghasilkan barang, jasa baru di setiap kesempatan yang menguntungkan, menyusun strategi dan menerapkan ide-idenya.
·         Selain diatas perbedaan teknopreneur dan entrepreneur dalam motivasi usaha kecil seperti sumber hidup. Tingkat keamanan dan ide khusus entrepreneur lebih kepada motivasi, mendominasi dan kesempatan sedangkan teknopreneur menekankan pada pola pikir revolusioner , kompetensi dan resiko dan sukses dengan teknologi baru.
·         Untuk kepemilikan usaha kecil entrepreneur cenderung pada saham pengendali dan memaksimalkan keuntungan sedangkan teknopreneur lebih mengarah pada penguasaan pasar dan pertambahan nilai perusahaan dan sebagainya.
·         Dari keterangan diatas dapat disimpulkan jika entrepreneur adalah kemampuan seseorang untuk menciptakan inovasi baru dalam memproduksi barang atau jasa dan menerapkan ide-idenya. Dan teknopreneur adalah pengusaha yang membangun bisnisnya berdasarkan keahliannya di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menghasilkan produk inovatif.
5. Table Penelitian Penggunaan Media

Data Pengguna Media >2 Jam/hari menurut Usia Pengguna




Di Desa Waru, Maret 2016 (Responden 143 orang)
















Media Usia Pengguna (Tahun)




  14-17 18-24 25-34 35-49 50+




Televisi 32 33 40 23 15




Koran 8 46 45 34 10




Radio 6 32 30 45 30




Warnet 40 39 34 23 7




Handphone 28 34 34 30 17




Jumlah 114 184 183 155 79















Kesimpulan :



















1. Pengguna Televisi terbanyak adalah usia 25-34 tahun sebanyak 40 dari 134 Responden.

Rencana Usaha : Menjadi agen tv kabel berbayar atau servis televisi 



2. 46 responden usia 18-24 tahun lebih menyukai koran dibandingkan usia lainnya


Rencana Usaha : membuka / menjadi agen koran dan mengantarkan sampai rumah setiap pagi
3. dari 143 Responden, usia 35-49 tahun adalah peminat terbanyak menggunakan radio sebanyak 45
4. Sebanyak 40 responden dengan usia 14-17 tahun menempati angka tertinggi sebagai pengguna warnet.
Rencana Usaha : membuka warung jajanan/ minuman dekat dengan warnet


5. usia 18-24 dan 25-34 tahun lebih banyak menggunakan handphone masing-masing sebanyak 34.
Rencana Usaha : Membuka counter HP dan Servis HP


















Tidak ada komentar:

Posting Komentar